SERAHKAN URUSAN KEPADA AHLINYA.


Ketika suatu permasalah di serahkan kepada bukan ahlinya maka akan banyak kehancuran yang akan di hadapi, sebagaimana yang telah kita ketahui di dalam sabda Rasulullah shallallahu 'alihi wa sallam :
“Apabila suatu urusan diserahkan kepada orang bukan ahlinya maka kehancuranlah yang akan datang.” 
(HR. Imam Muslim no. 59)
Telah benarlah sabda Rasullullah diatas, yang dimana sekarang marak dan berbondong-bodong orang-orang terkhususnya ikhwan salafiyin mengunjungi situs yang dipenuhi dengan kedustaan. mengapa saya katakan "penuh kedustaan" karena artikel-artikel yang ada didalam situs (www.tukpencari***.com) banyak tuduhan-tuduhan yang tidak berhubungan dan di paksa dihubung-hubungkan sehingga seolah-olah antara satu dengan yang lain saling berhubungan. jika seorang pembaca tidak mengetahui permasalahanya, maka dengan mudah pembaca tersebut akan mempercayai berita atau artikel yang ada di dalam "situs dusta " tersebut.

HUKUM BERBURUK SANGKA DAN MENCARI-CARI KESALAHAN



Allah Ta’ala berfirman.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan berprasangka, karena sesungguhnya sebagian tindakan berprasangka adalah dosa dan janganlah kamu mencari-car kesalahan orang lain” [Al-Hujurat : 12]

Dalam ayat ini terkandung perintah untuk menjauhi kebanyakan berprasangka, karena sebagian tindakan berprasangka ada yang merupakan perbuatan dosa. Dalam ayat ini juga terdapat larangan berbuat tajassus. Tajassus ialah mencari-cari kesalahan-kesalahan atau kejelekan-kejelekan orang lain, yang biasanya merupakan efek dari prasangka yang buruk.